Hotspots menyajikan pengamatan terbaik tim Tren Mintel terhadap peluncuran produk dan layanan di seluruh dunia. Dari kotak cacing untuk kompos sampah organik sampai ke bantal berteknologi tinggi yang dirancang untuk membuat Anda tertidur lebih cepat, temukan inisiatif paling inovatif yang terjadi di bulan ini. 

Speedy Sleep Pillow – Tiongkok

Xiaomi telah meluncurkan secara resmi bantal berteknologi tinggi yang disebut sebagai ‘bantal untuk tertidur dengan cepat’ pada platform resmi Xiomi Youpin. Di dalam perangkat ini terdapat 56 buah miniatur sensor yang dapat menangkap sinyal gelombang otak manusia. Sinyal tersebut akan dikirim ke chip yang telah terpasang, yang secara eksklusif dilengkapi oleh enam modul cerdas dan delapan algoritma kecerdasan buatan. Analisis algoritma tersebut dapat mengidentifikasi dan menganalisa kondisi tidur pengguna dan menyediakan solusi yang sesuai. Sensor berbasis tekanannya yang sangat presisi memungkinkan bantal ini untuk menyesuaikan tinggi, volume dan kekerasan sesuai dengan keunikan anatomi tubuh masing masing penggunanya. Selain itu, modul suara konduksi tulangnya juga menawarkan layanan bangun tidur pribadi. Seperti kebanyakan produk rumah pintar dari Xiaomi, pengguna dapat mengendalikan fungsi bantal dan memantau data statistik tentang tidur mereka melalui aplikasi Mijia.

Dengan semakin tingginya perhatian yang diberikan pada durasi dan kualitas tidur karena konsumen semakin menyadari dampaknya terhadap tingkat kesejahteraan mereka secara menyeluruh, konsumen Tiongkok beralih pada alat bantu tidur sebagai solusi untuk membantu mereka mendapatkan tidur yang lebih berkualitas. Meningkatnya ekspektasi konsumen terhadap peralatan tidur mereka dari segi kenyamanan dan fungsi telah mendorong brand untuk mengeksplor produk dan teknologi yang baru. Bantal pintar Xiaomi dapat menarik perhatian konsumen yang mencari solusi berbasis teknologi ketika mengatur suasana tidur yang nyaman. Tidak hanya terbatas pada memudahkan proses tertidur, produk ini juga dapat memenuhi keinginan konsumen untuk melacak dan memantau kualitas tidur. Ekosistem yang dimiliki Xiaomi dapat membantu konsumen berpindah dari produk independen dan membuat perubahan gaya hidup yang lebih luas.

– Elysha Young – Manager Tren, APAC

Indoor Wormbox for Compost – Austria

Wurmkiste telah merancang kotak cacing dalam ruangan yang dapat mengompos sampah organik. Wurmkiste telah membuat kotak cacing dalam ruangan yang minimalis, berbahan kayu dan ramah lingkungan yang dirancang untuk menahan sampah organik dan menyediakan rumah bagi cacing. Kotak ini mempromosikan vermicompost, sebuah hasil penguraian oleh cacing, dan dapat menjadi suplemen bagi tanah untuk tanaman rumahan. Kotak cacing ini juga diposisikan untuk keluarga karena cacing dapat menjadi binatang peliharaan bagi anak-anak dan juga menjadi pengalaman belajar.

Kebanyakan konsumen tidak memiliki taman, maka cara yang digunakan untuk memasukan aspek alami dalam ruangan sangat vital untuk kesehatan fisik dan mental. Sejalan dengan hal ini, kegiatan yang menurunkan frekuensi tatap muka dengan layar digital juga semakin diminati – akibat dari semakin banyak ditutupnya ruang publik yang mengakibatkan semakin sedikitnya opsi untuk melakukan kegiatan diluar ruangan. Saat keluarga menghabiskan waktu bersama, para orangtua mencari cara kreatif untuk berinteraksi, mengedukasi dan bermain dengan anak-anak mereka. Konsumen juga semakin sadar tehadap kondisi lingkungan dan mencari cara untuk melawan perubahan iklim di kehidupan sehari-hari.

– Tali Ramsey – Analis Tren, EMEA

A Hotel Lab – AS

Kayak, sebuah mesin pencari akomodasi perjalanan, meluncurkan hotel pertamanya di Miami Beach.  Hotel tersebut juga menyertakan sebuah restoran fisik dari OpenTable. Hotel baru ini bernama Kayak Miami Beach dan dimaksudkan sebagai lab desain dimana mesin pencari tersebut dapat mencoba teknologi dan fitur perhotelan yang baru. Kayak bekerja sama dengan Life House, sebuah brand hotel dan perusahaan manajemen. Tujuan dari hotel ini adalah untuk memahami koneksi antara tamu hotel dengan teknologi perhotelan termutakhir dengan lebih baik. Perangkat lunak back-end mereka dikembangkan dengan tujuan spesifik untuk membantu hotel-hotel independen yang kekurangan sumber daya dibandingkan dengan brand hotel besar. Teknologi akan menjadi garda terdepan bagi pengalaman konsumen dengan proses pendaftaran nirkontak dan fitur jadwal yang telah terintegrasi dengan aplikasi Kayak. Restauran bernama Layla yang dioperasikan oleh OpenTable juga akan menggunakan teknologi termutakhirnya dalam situs reservasi mereka.

Industri perhotelan tengah bersiap untuk lanskap paska pandemic dan teknologi berada di baris terdepan dalam proses inovasinya. Sangat penting untuk diingat bahwa penggunaan teknologi lintas industry hanya berhasil ketika hal itu sudah menjadi kebiasaan dan secara mulus menggantikan cara-cara yang sebelumnya digunakan (sebagai contoh; pendaftaran menggunakan mesin versus pendaftaran tatap muka secara langsung). Cara terbaik untuk mengembangkan teknologi adalah dengan mengamatinya secara langsung, dan sebagai hasilnya, belajar secara langsung. Lab hotel ini menjadi jembatan antara pengalaman penggunaan perangkat lunak back-end dengan pengalaman front-end konsumen, dan hal ini akan menjadi koneksi kritis untuk memahami saat teknologi/ otomatisasi menjadi dasar bagi berbagai macam industri.

– Diana Kelter – Senior Analis Tren, AS

Animal Crossing Fashion Week – Brazil

Brand pakaian wanita Amaro menggunakan bantuan pemain Animal Crossing: New Horizons untuk membuat lini pakaian baru – Amaro Cross Collection. Pakaian yang dibuat oleh pemain dalam permainan akan digunakan sebagai inspirasi bagi produk nyatanya. Animal Crossing telah menjadi permainan yang paling sering didiskusikan di Twitter Brazil, maka dari itu menggunakan platform tersebut merupakan tindakan yang masuk akal bagi label fashion tersebut. Amaro dikenal sebagai brand yang meluncurkan ide teknologi dan fashion, menonjolkan perhatian brand yang tinggi terhadap pentingnya dunia gim. 

Dengan kondisi yang diakibatkan pandemic Covid 19, konsumen terpaksa untuk tetap berada di rumah dan mencari cara baru untuk mengisi waktu luang mereka. Dengan partnership ini, Amaro memberikan kesempatan bagi pecinta fashion untuk melepaskan kreatifitas mereka dengan cara berkontribusi dan menggunakan rancangan pakaian karakter mereka dalam gim yang dapat menjadi inspirasi bagi koleksi terbaru brand tersebut di dunia nyata. Dengan mendorong konsumen untuk berpartisipasi dengan brand, Amaro juga membuka kesempatan untuk membuat koneksi baru dengan segmen konsumen yang berbasis digital.

– Mariana Marins – Analis Tren, Latin America

A Durian for Your Cut – Singapura

Ilmuwan telah mengembangkan metode untuk menggunakan kulit durian untuk menciptakan perban hydrogel yang murah, ramah lingkungan dan anti bakteri. Perban hydrogel biasanya digunakan secara langsung pada luka pasca operasi, untuk meminimalisir terjadinya jaringan parut dengan cara menjaga luka tetap terhidrasi pada tahap awal proses penyembuhan. Hydrogel sendiri biasanya terbuat dari polymers sintetik, dengan ion perak atau tembaga yang ditambahkan untuk membunuh bakteri yang berbahaya. Polymer bukanlah bahan yang dapat terurai sendiri dan terbuat dari bahan yang tidak dapat diperbaharui. Penambahan ion logam juga membuat biaya meningkat. Perban yang berasal dari durian terbuat dari proses ekstraksi selulosa berkualitas tinggi dari kulit durian yang sudah tak terpakai, lalu dicampurkan dengan glycerol yang tersisa dari produksi sabun dan biodiesel, dan fenol dari ragi natural, yang menghasilkan gel lembut pembunuh bakteri dengan tekstur yang mirip dengan silikon, yang dapat dipotong menjadi lembaran.

Durian merupaka buah yang sangat populer di negara-negara Asia Tenggara, dan termasuk Singapura. Kegunaan produk sisa yang saat ini dibuang dalam jumlah besar sebagai sumber biomedical yang bernilai adalah contoh yang baik dari melihat apa yang biasanya kita buang dan berpikir lebih baik tentang potensi alternatif kegunaannya. Keunggulan dalam sains dan teknologi saat ini berarti kita dapat melakukan lebih banyak dengan produk sisa daripada sebelumnya, dan hal ini memberi sebuah kesempatan untuk menyadari hal lain yang kita anggap tidak berguna – untuk kemudian kita pikirkan bagaimana cara untuk mengekstraksi nilai yang berbeda. Naratif ini juga merupakan hal yang menjadi menarik bagi konsumen yang semakin khawatir terhadap banyaknya sampah yang kita hasilkan dan mulai mencari cara untuk membuat perbedaan dalam pola konsumsinya. 

– Elysha Young – Manager Tren, APAC

© 2022 Mintel Group Ltd. | Kebijakan Privasi | Penggunaan Cookie