Hotspots menyajikan pengamatan terbaik dari tim Tren Mintel terhadap peluncuran produk dan layanan di seluruh dunia. Dari pekan mode digital hingga bahan bebas plastik biodegradable yang terbuat dari protein susu, lihat inisiatif global paling inovatif yang sedang tren bulan ini.

 

Tiongkok – Panggung Runway Digital

Tahun ini Shanghai Fashion Week digelar secara online. Di perhelatan besar yang berlangsung selama seminggu ini konsumen bisa berbelanja lebih dari 100 brand di berbagai ruang belanja virtual Tmall yang disiarkan secara langsung. Ini merupakan perhelatan pertama yang menggabungkan panggung runway dengan layanan niaga dalam satu tempat dan menciptakan pengalaman mode yang menarik bagi semua pemangku kepentingan yang terlibat.

 

Dalam pekan tersebut, penonton siaran langsung dapat mengetahui tren mode terbaru, berinteraksi dengan pembawa acara, dan berbelanja secara langsung. Menurut keterangan panitia Shanghai Fashion Week, format ini merupakan eksplorasi baru bagi desainer dan pebisnis mode sekaligus menjadi proyek untuk menguji coba inovasi baru dalam industri mode.

 

Pendorong utama minat konsumen saat siaran langsung adalah keaslian dan keterlibatan langsung, ‘sentuhan manusia’ yang hilang saat belanja online. Di sini konsumen bisa berinteraksi secara langsung dengan pembawa acara, penonton, dan brand lain untuk mengumpulkan informasi atau mencari jawaban atas pertanyaan yang dimiliki. Siaran langsung yang dibatasi waktu menciptakan keseruan dan kepuasan instan yang membuat penjualan menjadi lebih cepat dibanding aktivitas belanja online pada umumnya. Kendati dibuat untuk menghindari krisis virus korona, dengan digelarnya Shanghai Fashion Week secara online, perhelatan yang biasanya digelar eksklusif jadi bisa diakses oleh seluruh masyarakat Tiongkok. Acara ini akan bisa jadi promosi besar-besaran dan menciptakan interaksi yang hidup antara konsumen dan brand selama perhelatan ini berlangsung.
Shanghaifashion-week-768x512

Joyce Lam – Analis Tren, Asia Pasifik

 

Perancis – The Milky Way (Produk Biodegradable dari Susu)

Lactips, sebuah perusahaan di Perancis, mengembangkan bahan bebas plastik biodegradable yang terbuat dari protein susu. Lactips menciptakan bahan bebas plastik dengan mengubah protein susu menjadi pelet/biji yang menyerupai plastik. Bahan ini bisa digunakan sebagai kemasan, lapisan film, atau menggantikan bahan plastik lain. Pelet/biji ini bisa terurai, larut dalam air hangat dan dingin, dan bisa menghambat oksigen. Saat ini, bahan tersebut diluncurkan sebagai kemasan deterjen berbahan alami. Lactips bekerja sama dengan IMCD Group untuk mendistribusikan bahan ini ke berbagai negara di Perancis dan Nordik.

 

Dengan meningkatnya kekhawatiran tentang iklim, konsumen dan brand sama-sama mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan. Konsumen mengubah kebiasaan belanjanya dan berharap brand menawarkan solusi ramah lingkungan untuk membantu mereka membuat pilihan yang lebih baik. Brand mengganti bahan yang tidak berkelanjutan dengan bahan yang dapat terurai dan didaur ulang untuk meminimalkan penggunaan bahan berbahaya. Kemasan mudah larut dan aman dikonsumsi terbukti menjadi alternatif penting untuk mendukung masa depan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Lactips

Borja Valladolid – Analis Tren, Eropa

 

Vietnam – ATM Beras Gratis

Seorang pengusaha menciptakan ‘ATM Beras’ untuk membagikan beras gratis kepada masyarakat kurang mampu dan pengangguran selama masa pandemi COVID-19. Mesin ATM ini bisa diakses 24 jam dan dapat mendistribusikan 1,5kg beras kepada orang yang membutuhkan. Konsep ini awalnya diluncurkan di Kota Ho Chi Minh, dan semenjak itu, ATM Beras ini mulai bermunculan di kota-kota lain, seperti Hanoi, Da Nang, dan Hue.

 

Masyarakat Vietnam sangat bangga pada masakannya yang lezat, dan nasi – baik digoreng, direbus, dibuat menjadi roti, mie, dan makanan penutup – merupakan makanan pokoknya. Lahan pertanian yang subur dan luas juga menjadikan negara ini produsen beras tersohor dunia. Lahan ini juga menjadi mata pencaharian bagi beberapa masyarakat paling miskin di negara ini. Namun, ekspor beras sangat terdampak oleh penghentian perdagangan yang disebabkan oleh COVID-19, terutama Tiongkok sebagai pembeli terbesar beras Vietnam. Pemerintah berupaya memastikan pasokan beras yang aman untuk konsumsi dalam negeri, tetapi penurunan ekspor beras saat ini mengakibatkan krisis keuangan. Panic buying dan penimbunan kebutuhan sehari-hari oleh konsumen perkotaan merupakan tindakan yang sangat merugikan bagi masyarakat kurang beruntung.

Rice

Melanie Nambar – Analis Tren, Asia Tenggara

 

US – Gaming Over a Burrito (Kompetisi Gim berhadiah Uang)

Chipotle mengadakan turnamen gim virtual dunia tahun 2020. Turnamen gim virtual bernama ‘The Chipotle Challenger Series’ dimulai dengan kompetisi beberapa gim populer. Pemenang turnamen ini menerima uang tunai 25.000 dolar AS, donasi 25.000 dolar AS untuk disumbangkan kepada pihak-pihak yang membantu upaya penanggulangan COVID-19, dan kartu hadiah eksklusif gratis Chipotle satu tahun.

 

Perubahan ke turnamen virtual bukan perubahan besar bagi Chipotle. Turnamen ‘The Challenger Series’ pertama kali diselenggarakan di Dallas tahun lalu dan di sana investasi untuk komunitas e-sports sudah terbentuk. Investasi tersebut mencuatkan popularitas Chipotle sebagai perusahaan e-sports yang unggul. COVID-19 memberi dampak cukup besar pada industri gim, terutama karena menyebabkan tertundanya musim olahraga tradisional. Sebelum merebaknya COVID-19, sebenarnya e-sports sudah populer. Namun, kebutuhan saat ini akan hiburan virtual mendorong brand untuk mempelajari tentang e-sports dan segera beralih ke sana. Namun, perlu diingat bahwa brand tidak boleh melewatkan fase belajar dan langsung terjun ke e-sports. Pahami komunitas ini dan cara kerjanya agar dapat menciptakan keterlibatan yang tinggi.

Chipotle-768x512

Sumber: Chipotle

Diana Kelter – Analis Tren Senior, AS

 

Brasil – Cleaning Prejudice (Menepis Anggapan Miring Melalui Produk Kebersihan)

FreeCô, merek penghilang bau tak sedap, mencomot beberapa cuitan kasar tentang perempuan dan mencetaknya di tissue toilet. Gulungan tissue tersebut didistribusikan ke berbagai bar di São Paulo, dengan tulisan pendukung berbunyi: “Buang komentar seksis ke tempatnya: tong sampah.” Guna mendukung aksinya, brand ini juga meluncurkan konten video media sosial yang menampilkan sekelompok pria dan wanita yang sedang mendiskusikan seksisme dan anggapan miring masyarakat.

 

Kendati perempuan mendapatkan anggapan miring setiap hari, Hari Perempuan Nasional adalah hari di mana produsen juga perlu ikut mengatasi masalah ini dan menyuarakan suara perempuan – terutama di negara-negara Amerika Latin, di mana ketidaksetaraan gender menjadi alasan utama dari budaya protes yang berkembang. Akan tetapi, budaya Brasil yang lekat dengan pendekatan hidup yang jenaka dan menyenangkan dianggap kurang tepat untuk menyuarakan aspirasi tentang hak asasi manusia. FreeCô berhasil menyatukan keduanya. Perusahaan ini membuat pendekatan yang cukup strategis yang tidak merendahkan perempuan tetapi juga sangat menarik bagi konsumen karena jenaka dan kritis terhadap anggapan miring yang terjadi di tengah masyarakat.

Toiletpaper

Vanessa Rondine – Analis Tren, Amerika Latin

© 2020 Mintel Group Ltd. | Kebijakan Privasi | Penggunaan Cookie