Hotspots mengungkapkan kepada Anda pengamatan terbaik tim Mintel Trend tentang produk dan layanan yang diluncurkan dari seluruh dunia.

KAFE PATAH HATI, FILIPINA

Sebuah kafe bertema baru di Filipina terinspirasi oleh ide patah hati. Kafe ini menawarkan menu yang diharapkan dapat “menyembuhkan” luka dalam hubungan asmara.

“Penduduk Filipina begitu menyukai minuman kopi setiap harinya dan dengan bertambahnya selera konsumen, industri kafe telah berkembang dengan pesat. Mengingat keberadaan kafe khusus yang menjadi semakin lumrah, beberapa merek berharap untuk membedakan ruang ritel mereka dengan cara unik: contohnya, sebuah kafe terinspirasi dongeng baru-baru ini meluncurkan gerai baru di Bangkok, lengkap dengan dekorasi yang berdasarkan pada kisah-kisah karya Grimm Bersaudara. Selain menghadirkan suasana yang berbeda dari kafe kebanyakan, Hugot Café juga fokus untuk menciptakan penawaran minuman yang dapat memperbaiki suasana hati para pengunjungnya. Produk makanan dapat berdampak positif pada manusia, terutama produk tertentu seperti cokelat yang dikenal memperbaiki suasana hati. Beragam rasa dan bahan yang tersedia untuk konsumen dapat membantu menonjolkan pengalaman mendukung merek tersebut.”

Hugot cafe

Delon Wang – Manajer Tren, Asia Pasifik

CERITA ROBOT, UK

Westfield London telah mengumumkan bahwa Alexander si Robot akan mengadakan acara ‘robot si pendongeng’ untuk pengunjung anak-anak di pusat perbelanjaan tersebut. Robot ini mampu berinteraksi dengan kelompok anak-anak seketika itu juga dengan tertawa, menyanyi, menari, dan bahkan bereaksi pada ekspresi wajah anak-anak.

“Menurut laporan Toserba UK tahun 2016 dari Mintel, hanya 10% pengunjung yang tertarik untuk mengunjungi toserba lebih sering jika diselenggarakan acara dalam toko untuk pengunjung. Berdasarkan hal tersebut, penggunaan robot-robot ini di Westfield dapat diabaikan sepenuhnya. Tetapi dari sudut pandang menghibur anak-anak, robot-robot ini dapat menarik minat orang tua untuk mengunjungi pusat perbelanjaan. Kehadiran robot menjadi penting dalam ritel, dan seiring pertumbuhan teknologi, para peritel akan harus mengambil pilihan antara unsur fungsionalitas dan kebaruan. Meski beberapa penggunaan robot di ritel menunjukkan kepada kita bahwa unsur kebaruan dapat menarik minat dan menghibur konsumen, mungkin merek-merek itu mampu menemukan fungsi yang sangat berguna untuk robot yang akan melihat konsumen kembali datang berkunjung demi pengalaman yang mengesankan.”

alexander the robot

Alex Strang – Analis Tren, Eropa

DI BAWAH JALUR, AS

Wabash Lights merupakan instalasi lampu di bawah jalur kereta layang Chicago yang mengundang pejalan kaki untuk memprogram cara lampu menyala. Instalasi seni di ruang publik ini terdiri atas lampu LED yang dapat diprogram dan dimaksudkan untuk membuat seni di ruang publik dapat diakses, interaktif, serta dioperasikan oleh mereka yang tinggal dan bekerja di area sekitar.

Seiring pertumbuhan kota untuk menampung lebih banyak penduduk, lebih banyak infrastruktur, dan lebih banyak kehidupan, seni di ruang publik juga muncul dari kesadaran bersama kita. Dorongan untuk menghadirkan seni di ruang publik ke lebih banyak orang dapat dipicu oleh konektivitas mobile, terutama karena banyak konsumen menjadi pemilik ponsel pintar. Menurut laporan Ponsel AS tahun 2016 dari Mintel, empat dari lima konsumen AS mempunyai ponsel pintar. Kreativitas bersama yang menerangi Wabash Lights serupa dengan usaha urun daya yang kita telah saksikan di seluruh industri.

TWL_Logo_whitespace

Carli Gernot – Manajer Tren, Amerika Utara

CATS, CATS, CATS, UK

Proyek Citizens Advertising Takeover Service (CATS) membuat semua iklan di papan reklame di stasiun kereta bawah tanah Clapham Common digantikan dengan gambar tanpa merek berupa kucing terlantar yang berharap diadopsi.

“Dengan tingginya kepemilikan ponsel pintar, orang menjadi semakin fokus pada kehidupan digital mereka saat mereka aktif sepanjang waktu. Bukanlah hal mengejutkan jika iklan di papan reklame gagal menarik perhatian orang dan karena itu tidak memiliki pengaruh kuat yang sama seperti sebelumnya. Proyek CATS merupakan upaya untuk menerobos ketidakaktifan ini dengan pengambilan total terhadap papan reklame di satu stasiun kereta bawah tanah London dengan harapan semakin banyak kucing terlantar diadopsi. Merek harus memberi orang alasan untuk mengalihkan tatapan dari perangkat digital mereka dan menaruh perhatian pada iklan dan merek mereka. Pencarian cara kreatif untuk mengejutkan dan menyenangkan konsumen tidak hanya akan mendorong dialog, tetapi juga berujung pada hubungan emosional yang lebih positif antara merek dan konsumen.”

Catherine Cottney – Manajer Tren, Eropa

LENSA KONTAK, LENSA KAMERA, KOREA SELATAN

Samsung mendapatkan paten untuk satu set lensa kontak dengan kamera bawaan. Digambarkan sebagai alat penampil terpasang di mata, lensa kontak ini disebut-sebut mampu memproyeksikan gambar ke retina pemakai dan memperluas sudut pandang lebih jauh dari kacamata cerdas tipe proyeksi. Pemakainya dapat mencari informasi cukup dengan berkedip.

“Teknologi terus bertambah maju dan berevolusi, dan merek dapat memanfaatkan kebutuhan serta keinginan konstan konsumen dengan mengembangkan sesuatu yang baru dan seru. Memadukan inovasi dan teknologi ke dalam benda yang dapat dipakai jelas terbukti sebagai cara efektif untuk menarik minat pakar teknologi dan konsumen yang banyak menuntut.”

Close-up of woman's blue eye. High Technologies, contact lens

Joyce Lam – Analis Tren, APAC

HOME REFILL, BRASIL

Home Refill yang berbasis di Brasil bertujuan untuk membantu konsumen “melupakan” tentang belanja bulanan. Usaha rintisan ini memudahkan penggunanya untuk menjadwalkan pengiriman belanja bulanan yang mendasar dengan tujuan membantu menghentikan pembelian impulsif dan konsumsi yang tidak perlu.

“Menurut laporan Pasar Swalayan dan Hipermarket di Brasil tahun 2015 dari Mintel, hanya satu dari lima konsumen mengatakan telah menggunakan internet untuk membeli belanja bulanan. Karena sepertinya hampir setiap merek menawarkan layanan pengiriman, perusahaan harus membuktikan kepada konsumen apa yang membuat mereka jauh lebih layak dari pesaingnya. Karena konsumen akan terus kehabisan waktu sementara jumlah produk yang tersedia akan terus bertambah, pemain dalam industri pengiriman barang akan diuntungkan dengan menawarkan jalan pintas yang membuat proses pengambilan keputusan tidak begitu melelahkan. Merek dapat mengambil inspirasi dari asisten belanja dengan kecerdasan buatan milik Tmall berbasis di Tiongkok yang merekomendasikan produk berdasarkan pada algoritma belanja pengguna.”

home refill

Graciana Mendez – Analis Tren, Amerika Latin

GATORADE MENJADI ORGANIK, AS

Gatorade yang berbasis di AS meluncurkan lini baru berupa minuman isotonik yang organik. Lini produk terbaru ini, yang dinamakan G Organic, akan tersedia pada awal musim gugur tahun 2016.

“Konsumen semakin memerhatikan produksi makanan lebih dari sebelumnya. Karena merek terus mengatasi masalah terkait penggunaan bahan-bahan tertentu, produsen menyadari bahwa menghilangkan beberapa bahan tertentu tidak berarti rasanya akan berubah secara signifikan. Karena itu, penting bagi merek untuk mencari tahu opsi bahan berbeda yang mengatasi kekhawatiran tentang kesehatan dan meningkatkan rasa. Terakhir, hal terpenting yang harus diingat adalah basis konsumen sasarn dan kebutuhan khusus mereka. Meski terdapat peningkatan pada konsumen yang peduli terhadap kesehatan, itu tidak selalu berarti semua konsumen berminat pada produk tersebut. Akan tetapi, merek yang dapat memperlihatkan komitmen mereka untuk memerhatikan suara pelanggan merupakan merek yang mungkin tetap dalam posisi menguntungkan.”

Gatorade

Iliana Alvarenga – Analis Tren, Amerika Utara

© 2020 Mintel Group Ltd. | Kebijakan Privasi | Penggunaan Cookie