HOTSPOTS: PENGAMATAN TREN TERPOPULER MEI 2020

Hotspots menyajikan pengamatan terbaik tim Tren Mintel terhadap peluncuran produk dan layanan di seluruh dunia. Dari mengubah tempat pembuangan sampah (TPA) menjadi pemasok energi hingga perusahaan penyewaan unit yang menawarkan kamar bagi pasangan yang mengalami ‘perceraian korona’, lihat inisiatif global paling inovatif bulan ini.

 

Afrika Selatan – Menyulap Sampah Menjadi Energi

Technotherm di Afrika Selatan menemukan cara untuk mengubah biomassa di TPA menjadi gas untuk pasokan energi. Technotherm adalah pemasok dan produsen produk-produk termal. Perusahaan ini menggunakan teknologi pirolisis di mana biomassa akan mengalami dekomposisi termal dan menghasilkan produk gas hingga 85% dari berat biomassa kering awal. Teknologi ini dapat digunakan untuk mengurangi ketergantungan pada TPA serta menghasilkan energi untuk mengurangi tekanan pada jaringan listrik di Afrika Selatan. Selain akan meningkatkan tingkat daur ulang untuk memenuhi target pemerintah, Technotherm mengklaim bahwa teknologi ini lebih menguntungkan daripada desain milik pesaing.

Kebutuhan untuk melestarikan sumber daya bumi kini sangat tinggi. Konsumen mulai mengubah perilakunya menjadi lebih sadar lingkungan dan berharap brand juga melakukan hal yang sama. Banyak brand telah menggunakan sumber energi yang lebih ramah lingkungan, berjanji tidak meninggalkan jejak karbon, dan mendorong konsumen untuk menjalani hidup lebih ramah lingkungan dengan menawarkan fasilitas daur ulang. Fokus pada daur ulang limbah makanan meningkat dengan banyaknya brand yang mengolah limbah pabrik seperti bubuk kopi menjadi barang baru seperti barang pecah belah atau bahan bakar untuk transportasi. Dengan metode yang dapat mengolah limbah dalam skala besar, polusi limbah akan berkurang dan masyarakat dapat memiliki masa depan yang lebih berkelanjutan dan sehat.

Technotherm

Helen Fricker – Manajer Tren, EMEA

Jepang – Beri Aku Ruang

Kasoku, layanan penyewaan unit di Jepang, meluncurkan program untuk memberi pasangan jarak antara satu sama lain. Jepang menetapkan Status Darurat di pertengahan April, dan akibatnya banyak konsumen terjebak di rumah dalam kurun waktu yang lama. Hal ini menyebabkan naiknya tingkat stres dan frustrasi karena harus bekerja dari jarak jauh dan akhirnya menyebabkan perselisihan antar pasangan menikah. Tagar #coronaikon (perceraian korona) menunjukkan peningkatan pasangan-pasangan yang ingin bercerai setelah menyadari perbedaan nilai, terutama dalam menyikapi pandemi ini. Di masa pandemi global ini, konsumen mulai mengevaluasi kembali prioritas mereka dalam hidup. Layanan seperti penyewaan unit Kasoku ini membantu konsumen dalam merefleksikan hubungan mereka lebih dalam untuk menentukan apakah pernikahannya layak dipertahankan.

Meski beberapa kota sudah dibuka kembali, Status Darurat Jepang diperpanjang hingga akhir Mei. Hal ini bisa jadi meningkatkan kebutuhan pasangan dalam menjaga jarak dari satu sama lain, terutama orang-orang rentan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Inovasi mendatang perlu menarget konsumen yang membutuhkan konsultasi hukum yang menyediakan proses perceraian cepat, seperti layanan perceraian online dan program perlindungan.

Kasoku-768x511

Joyce Lam – Analis Tren, Asia Pasifik

Tiongkok – Konser Pukul 4 pagi

Huawei bermitra dengan beberapa komposer untuk mengubah data waktu tidur ibu-ibu muda menjadi komposisi musikal. Data waktu tidur didapatkan melalui fitur pelacak aktivitas jam pintar GT2 Huawei yang dapat melacak berbagai fase tidur, menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk menganalisisnya, dan menawarkan rekomendasi terpersonalisasi untuk meningkatkan kualitas tidur.

Karena banyaknya orang tua baru yang kurang tidur, Huawei mengambil data waktu tidur dari sekelompok ibu dan berkolaborasi dengan beberapa komposer untuk menciptakan interpretasi musikal dari data tersebut. Hasilnya berupa film pendek berdurasi tiga menit berjudul Konser Pukul 4 Pagi, yang diluncurkan di malam Hari Ibu.

Film pendek Huawei di Hari Ibu ini bertujuan untuk mengubah persepsi tentang data dan teknologi yang kaku dan tidak peka sekaligus menyoroti fitur terdepan dari jam pintar terbarunya. Tujuan kedua tersebut penting dilakukan karena pembelian perangkat yang dapat dikenakan semakin merosot di Tiongkok. Minat konsumen terhadap fungsi dasar perangkat yang dapat dipakai menurun karena sebagian besar bisa digantikan oleh ponsel pintar, selain itu inovasi pembedanya juga masih kurang. Dengan menekankan kemampuan analisis berbasis AI dan pemberian rekomendasi kesehatan terpersonalisasi, Huawei ingin menarik perhatian tidak hanya ibu-ibu, tapi juga konsumen yang mulai sadar akan kesehatannya.

4am-concert

Melanie Nambar – Analis Tren, Asia Tenggara

AS – Akses Wi-Fi yang Lebih Baik

Land O’Lakes menawarkan akses Wi-Fi gratis di luar lokasi perusahaan, pabrik, dan bisnis lainnya di 11 negara bagian AS. Program enam minggu ini diluncurkan menjelang akhir April 2020 dan merupakan bagian dari advokasi perusahaan mengenai investasi infrastruktur broadband yang signifikan di daerah pedesaan.

Setiap fasilitas menyediakan sebagian lahan parkirnya untuk pengguna Wi-Fi dengan menerapkan praktik pembatasan sosial yang tepat: para tamu diminta tetap di mobilnya saat menggunakan Wi-Fi. Akses Wi-Fi tersedia di beberapa lokasi di Illinois, Indiana, Iowa, Minnesota, Kansas, Missouri, Nebraska, North Dakota, South Dakota, Ohio, dan Winsconsin.

Pandemi ini telah menyoroti berbagai ketidakadilan yang ada di masyarakat dan salah satunya adalah akses internet yang tidak setara di rumah. Saat pendidikan, perdagangan, dan perawatan kesehatan beralih ke layanan dan solusi digital, mereka yang tidak memiliki akses internet yang memadai akan tertinggal. Pasar global berinovasi berdasarkan akses internet sebagai standar hidup tetapi gagasan cacat tersebut mengabaikan beberapa golongan populasi global. Seperti yang diharapkan konsumen di AS, yaitu memiliki akses ke fasilitas seperti air dan listrik, kami dengan yakin menyatakan bahwa kini akses Wi-Fi telah menjadi salah satu kebutuhan dasar untuk memiliki hidup yang sehat dan terlibat dalam masyarakat kontemporer. Brand seperti Land O’Lakes berinisiatif untuk menawarkan solusi sementara dan bagian dari solusi tersebut adalah melobi para legislator untuk menerapkan solusi kelembagaan jangka panjang, yang merupakan satu-satunya metode yang dapat diandalkan dan efektif dalam mengatasi masalah ini.

LandOLakes

Alex Milinazzo – Analis Tren, US

 

Argentina – Bot Parkir

Boti adalah chatbot untuk kota Buenos Aires yang menginformasikan diizinkan atau tidaknya pengguna memarkirkan kendaraannya di lokasi mereka saat itu. Pemerintah kota setempat mengembangkan chatbot baru yang memberikan informasi 24 jam tentang lokasi parkir di kota Buenos Aires kepada pengendara. Pengendara yang mengirimkan pesan ke bot melalui WhatsApp akan langsung diminta membagikan lokasi mereka. Menggunakan teknologi geolokasi, chatbot mengirim informasi mengenai tempat parkir yang diizinkan di area lokasi pengendara tersebut berada. Bot ini juga bisa menyediakan informasi mengenai kantor polisi, pemadam kebakaran, rumah sakit, dan fasilitas lainnya yang mungkin berguna bagi pengendara saat mereka di jalan.

Kini makin banyak konsumen yang dengan terbuka berinteraksi dengan bot dan “berbicara” dengan brand favoritnya melalui perangkat digital. Hal ini sangat berguna dan mungkin satu-satunya solusi di masa krisis seperti wabah COVID-19 ini di mana konsumen tidak bisa meninggalkan rumahnya dan terbatas dalam berinteraksi dengan brand dan perusahaan melalui kanal jarak jauh. Kini konsumen mendapatkan saran keuangan dan bahkan kesehatan melalui bot, mempercayakan aset dan informasi pribadinya di platform awan karena tak punya opsi lain selama karantina wilayah masih diberlakukan. Banyak perusahaan berlomba dengan waktu agar dapat menyediakan solusi kepada konsumen yang kaget dengan pandemi ini. Hal ini mendorong bisnis untuk menunjukkan fleksibilitasnya dalam beradaptasi dengan realita konsumen saat ini.

Chatbot

Vanessa Rondine – Analis Tren, Amerika Latin

© 2020 Mintel Group Ltd. | Kebijakan Privasi | Penggunaan Cookie