Lima panca indra utama manusia – penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan peraba – adalah sarana agar kita terhubung pada dunia. Dahulu kala kampanye dan komunikasi hanya terbatas pada suara dan gambar, tetapi kini banyak produsen dan organisasi telah menggunakan semua alat yang mereka miliki untuk memukau, mempengaruhi, dan menarik konsumen.

Penglihatan

Masyarakat dapat berasumsi bahwa hampir semua kampanye modern akan memiliki elemen visual, tetapi bukan berarti bahwa para produsen tidak bisa mencoba sesuatu yang baru jika menyangkut citra sensorik. Visual dapat memiliki berbagai efek positif yang melampaui estetika, gerai farmasi Swedia, Apotek Hjärtath, tidak hanya memanfaatkan kekuatan cahaya untuk menarik perhatian, tetapi juga untuk meningkatkan energi masyarakat.

1

Pendengaran

Salah satu manfaat utama musik dan hiburan lisan lainnya di era modern yang serba cepat ini adalah perannya sebagai soundtrack dari aktivitas lain. Kita telah akrab dengan penggunaan musik sebagai teman bepergian sampai berolahraga, sedangkan podcast dan siaran radio dapat memberi kita edukasi dan inspirasi sambil membersihkan rumah atau memasak makan malam.

Sanlam, perusahaan asuransi di Afrika Selatan, menerapkan konsep ini selangkah lebih maju dengan menambahkan elemen ramah lingkungan. Cape Town menghadapi kekeringan terburuknya selama 100 tahun, Sanlam meluncurkan album yang seluruhnya berisi lagu berdurasi 2 menit sehingga masyarakat dapat mengatur waktu mandi mereka dengan cara yang menyenangkan dan mengurangi 80% penggunaan air harian yang terjadi di kamar mandi.

Selain membuat kebutuhan harian yang membosankan menjadi menyenangkan dan ramah lingkungan, kampanye Sanlam memanfaatkan kegunaan kreatif lain dari suara – mengatur waktu. Melihat musik sebagai seni adalah cara yang menarik dan cukup romantis. Namun, selain itu, musik juga memiliki manfaat praktis, yaitu dapat dipakai untuk mengukur waktu, tanpa menyadari waktu tersebut berlalu.

2

Penciuman

Penciuman, indra yang misterius dan menggugah, telah lama dihubungkan dengan seni daya tarik – skala industri wewangian global telah membuktikannya. Namun, kampanye tertentu juga dapat menggunakan kekuatan aroma untuk mengingatkan konsumen, memperluas cakrawala mereka ke luar dari zona nyaman dan mendorong mereka untuk bertindak.

Misalnya, di London, Pollution Podssebuah instalasi yang dibuat oleh seniman Inggris, Michael Pinsky – terdiri dari lima kubah geodesik, yang masing-masing menyerupai lingkungan tercemar di kota-kota seluruh dunia. Dimulai dengan pod yang mereproduksi udara murni dari pulai Tautra di Norwegia, pengunjung kemudian dapat melakukan perjalanan ke New Delhi, Beijing, dan São Paulo, di mana mereka dapat merasakan tingkat polusi perkotaan modern secara langsung.

Daripada membuat tulisan panjang lebar atau menampilkan gambar terkait dengan topik seperti kualitas udara, produsen dapat menarik indra konsumen secara langsung dengan cara yang lebih agresif dan menakjubkan. Selain bisa digunakan untuk menarik perhatian, bau juga dapat digunakan untuk memancing lebih banyak reaksi emosional, cocok untuk permasalahan global yang mendesak seperti polusi.

3

Perasa

Bisa dikatakan indra perasa seringkali dikaitkan dengan percobaan, lidah dapat menjadi tempat yang tepat untuk mencoba paduan baru dan campuran yang menarik perhatian.

Di dunia minuman ringan dengan rasa selai kacang dan jelly, es krim rasa bir, dan burrito KitKat, Dr Oetker baru-baru ini meluncurkan makanan penutup berupa pizza cokelat yang cukup unik. Namun, untuk menonjolkan peluncuran produk tersebut di Kanada, Dr Oetker membuka restoran pizza yang muncul tiba-tiba dengan sentuhan berbeda – selain menawarkan menu berbahan dasar cokelat, bangunannya dipenuhi dengan perabot yang terbuat dari cokelat yang bisa dimakan, termasuk meja, oven, alat makan, bahkan lampu gantung.

Inovasi tersebut menunjukkan bahwa rasa tidak harus kontroversial – menampilkan bahan makanan yang dikenal dan populer dengan cara yang tidak terduga dapat menghidupkan rasa klasik dan mengejutkan pengunjung tanpa harus kehilangan nilainya.

4

Peraba

Indra ini mungkin yang paling diabaikan oleh produsen – mungkin karena tidak bisa secara efektif dibawa ke masyarakat luas – meskipun demikian, sentuhan dan tekstur dapat memainkan peran kunci dalam menggelitik calon pembeli. Karena keterbatasannya, indra peraba juga mungkin dapat menjadi lahan paling cocok untuk mengembangkan pop-up dan instalasi  –  misalnya, parfum Inggris, Miller Harris, memadukan pilihan wanginya dengan tekstur yang senada sehingga pengunjung produk andalannya bisa mendapatkan “rasa” sebenarnya pada jajaran produk tersebut.

5

© 2020 Mintel Group Ltd. | Kebijakan Privasi | Penggunaan Cookie